Kearifan Lokal dalam Sastra Bugis Klasik
Kearifan Lokal dalam Sastra Bugis Klasik Tim Wacana Nusantara 2 March 2009 Kearifan Lokal merupakan adat dan kebiasan yang […]
Kearifan Lokal dalam Sastra Bugis Klasik Tim Wacana Nusantara 2 March 2009 Kearifan Lokal merupakan adat dan kebiasan yang […]
GALIGO HARI INI (11) Special untuk ANGGA ARSOEL yang lagi nalajju Lope : Melle’E epa mumelleri, aja mumelleri melle to
Oleh : Suryadin Laoddang GALIGO HARI INI (0): Coppo bola makkutana, salima rakkianna, rempe masagala ? Betapa mulianya orang itu,
Apakah anda termasuk perempuan yang senang memakai baju Bodo? Jika tidak, mungkin karena anda tidak senang dengan desainnya yang terkesan
Kian maraknya perkembangan mode etnik di Yogyakarta akhir-akhir ini membawa kabar gembira kain tenun dari Garut, Klaten dan Jepara. Kecenderungan
Lima belas tahun lalu Ia masih kanak-kanak Ia belum lah gadis, bukan pula dara Maka ia berbaju Pella-Pella Lima belas
Anak tangga terakhir, telah kami lewati. Aku di sebelah kiri, jagoan kecilku di tengah, budanya di kanan. Tiba-tiba, Rafi sang
“Kak, apa-apaan itu! Kok gendang kita dibaluti ronce melati seperti” ini penistaan tradisi kita kak! Kakak tidak boleh tinggal diam!”
MATRIKS X KOMA Y (Terinspirasi dari Catatan Kuliah Aljabar & Pemasaran) Berderet ia dipinggir jalan Bila tak merah maka hijau
Telah banyak karib kerabat yang bertanya, kenapa saya tergila-gila dengan pustaka-pustaka Sulawesi? Jujur, saya sendiri tidak tahu kenapa, yang jelas
Kawan Aku tak disana lagi Tak di Danau Belawa Tak juga di danau Lampullung Danau AtakkaE atau Tosora Tak juga
Hai dara gelamit Sejenak kupamit Bukan berkelit Tapi pulsaku limit Ijinkan kuberwicara Pada bait-bait lontara Mantra para Jawara Serupa cenning rara Kusapa
mammulai pitu uleng ritampukmu anak upassalamako sejak tujuh bulan engkau dalam kandungan telah digelar ritual keselamatan museppulo uleng anak muloseng
CAPUNG, ANGELINA JOOLI DAN KUTUKAN MENCRET Oleh : Suryadin Laoddang Photo : Mbah Google “Anjelina Jooli, Anjelina Jooli, Anjelina Jooli”, teriak
SI CEREWET LAGI CEMBURU Oleh : Suryadin Laoddang photo : ngerumpi.com”Yang mana budaya kita? Karena budaya anda semua, cerminan budayaku
PADA BEBEKOleh : Suryadin Laoddang Pada BebekAku mengadu Pada BebekAku mengeluh Pada BebekAku gundah Pada BebekAku gulana Pada BebekAku berkesah
SERBA “IS: (Bagian kedua)Oleh : Suryadin Laoddang Kali ini dari Kampung JetisKampung kaum akademis Diatas selokan yang nyelekutisBerdiri warung CiamisMilik
SERBA “IS” (Bagian Pertama)Oleh : Suryadin Laoddang Di BengkalisPagi masih gerimis Ditemani LilisSeorang dara, masih gadis Kelakarnya ceriwisBahasanya puitis Maklum
Ibu, pulanglah Ibu Entah serupa kabarmu disana, sungguh kami tak dapat menduganya ibu. Konon tempatmu adalah secantik-cantiknya tempat. Tak ada
OKetika Musuh Berubah Menjadi Saudara Oleh : Defri Werdiono Barangkali tidak pernah terlintas di benak Suryadin Laoddang, jika permusuhannya dengan